Sejarah Dari Ranjang Yang Biasa Dipakai Di Rumah Sakit

Tentunya sudah mengetahui kan apakah itu ranjang pasien? Atau tempat tidur spesial yang ditujukan buat satu orang yang jalani penyembuhan dan mendapatkan perawatan intens di rumah sakit. Ranjang pasien adalah satu keperluan penting dalam puskesmas, klinik, rumah sakit sebab tanpa ranjang pasien itu akan kurangi kenyamanan dokter dalam lakukan diagnosis serta penyembuhan pada pasien. Design ranjang pasien direncanakan demikian rupa agar membuat pasien merasakan nyaman serta mempermudah pakar medis dalam mengatasi pasiennya. serta tentu saja ranjang pasien ini tidak sama dengan tempat tidur yang biasa digunakan di dalam rumah. Ranjang pasien ini bisa distel sesuai keperluan serta kenyamanan pasien. Ranjang pasien mempunyai fitur-fitur yang bisa ditata oleh perawat atau keluarga pasien dengan gampang. Feature itu seperti tinggi yang bisa sesuai untuk semua sisi tempat tidur, kepala, kaki, bagian rel yang bisa sesuai dengan keperluan pasien dan tombol elektrik untuk menjalankan ranjang itu.




Tahukah anda bagaimana asal-usul ranjang rumah sakit ini? Dahulu, ranjang rumah sakit atau ranjang pasien ini dibikin seperti seperti tempat tidur biasa dengan kemampuan cuma untuk seseorang saja. Tapi nyatanya tempat tidur dengan mode semacam ini memiliki banyak kekurangan buat kenyamanan pasien. Pasien didapati kesusahan saat akan mengusung tubuhnya sendiri walau cuma untuk bertumpu atau untuk sekedar minum obat. Serta tentu saja berbaring sepanjang hari dalam tempat tidur bisa membuat pasien merasakan jemu. Tidur tanpa ada bertukar urutan bisa mebuatn badan pasien berasa pegal atau kesemutan. Sampai pada tahun 1815 atau 1825, satu perusahaan matras di Inggris yang namanya Andrew mattew bersaudara mematenkan satu produk baru yang dibuat spesial untuk pasien di rumah sakit. Tampat tidur ini dibikin dengan engsel supaya mempermudah perawat dan keluarga pasien untuk menaik turunkan ranjangnya. Pada tahun 1945 baru diketemukan tempat tidur kekinian yang diperlengkapi dengan tombol pengontrol sampai terus bertumbuh sampai sekarang.


Lantas tempat tidur psien yang seperti apa yang baik buat pasien? Tempat tidur yang baik buat pasien seharusnya ialah seperti itu berikut ini :

Pada tempat tidur pasien diperlengkapi roda kecil di bagian kaki yang mempunyai tujuan supaya mempermudah gerakan untuk membuat lancar service kesehatan. Dengan ranjang yang beroda akan mempermudah perawat saat akan mengalihkan pasien atau yang dilarang duduk di bangku roda.

Tempat tidur pasien seyogyanya diperlengkapi dengan engsel atau tombol pengatur atau elevator yang bisa dipakai untuk menaik turunkan ranjang baik di bagian atas atau di bagian bawah. Tempat tidur pasien kekinian sekarang serta telah ada yang cuma memakai tombol pengatur yang bisa didesak dengan gampang oleh siapa saja. Pasien bisa dengan gampang mengatur atau mengendalikan sendiri ranjang rumah sakit itu.

Diperlengkapi dengan side rail yang ada di kesua bagian baik kiri atau kanan yang manfaatnya jadi pelindung pasien. Side rail ini bisa dinaik turunkan sesuai keperluan pasien serta disamping itu side rail ini berperan membuat perlindungan pasien supaya tidak jatuh dari tempat tidur ditambah lagi jika pasiennya masih beberapa anak atau balita.

Ranjang rumah sakit dengan feature ini mempermudah faksi rumah sakit untuk tahu apa dalam suatu ruang ada tempat tidur pasien yang kosong atau telah dibiarkan penghuninya. Alat ini ditempatkan dalam tempat tidur pasien yang dengan automatis akan aktif saat satu orang menempatinya.

Pada beberapa ranjang yang dipakai pasien di rumah sakit, ada pula yang diperlengkapi dengan peranan jadi CPR. Tempat tidur semacam ini akan mengempis serta permukaannya keras saat dipakai jadi alat tidur pasien yang akan lakukan tehnik CPR.

Pada beberapa rumah sakit hebat telah memiliki tempat tidur pasien yang berdesain spesial. Sebab beda penyakit maka tidak sama dalam soal perlakuan terhitung pada pemberian tempat tidur. Contohnya pada pasien yang alami cidera tulang belakang tentunya tidak bisa tidur dengan berbaring sebab bisa meningkatkan cedera pada punggung yang telah cidera. Hingga karena itu dipakai ranjang pasien yang mempunyai fitur-fitur spesial.

Post a Comment

0 Comments